10 Tips Membeli Laptop Baru dan Bekas – Lupakan Harga Murah

Halo gadgetmania! Kali ini do with gadget akan sharing tentang tips membeli laptop.

Sebelumnya ada beberapa hal yang harus kamu ketahui terlebih dahulu.

Pertama – Jika butuh laptop berkualitas dengan spesifikasi yang baik, jangan sensitif akan harga. Maksudnya, jangan berharap harga murah.

Kedua – Cara memilih laptop untuk kebutuhan pekerjaan tidaklah sama dengan laptop untuk kebutuhan lainnya. Misalnya untuk bermain game.

Ketiga – Jangan tergiur dengan harga murah yang ditawarkan suatu laptop.

Baiklah, langsung saja, inilah panduan dan tips membeli laptop baru dan bekas yang bisa kamu terapkan.

Bagian I: 5 Tips Membeli Laptop Baru

Tips membeli laptop baru dan bekas

#1. Sesuaikan Dengan Kebutuhan

Bisa dikatakan kalau ini adalah tips membeli laptop yang paling utama, dimana kamu harus bisa membedakan antara keinginan dan kebutuhan.

Berbeda dengan kebutuhan yang ada tolok ukurnya, yang namanya keinginan tak akan pernah ada habisnya.

Sebagai contoh, kamu ingin membeli laptop branded, memiliki layar tajam, bobotnya super ringan, dan bisa dipakai untuk bermain game berat.

Padahal sebenarnya, kebutuhanmu hanyalah sekedar browsing, menyiapkan bahan presentasi, dan mengetik di word processor seperti microsoft word.

Ini jelas salah kaprah.

Karena sebaiknya, beli lah laptop dengan spesifikasi yang benar-benar kamu butuhkan, agar kantongmu tak sampai bolong.

Cek jenis laptop berdasarkan kebutuhanmu di halaman resmi microsoft.

#2. Mencari Informasi Range Harga Laptop

Kalau sudah punya gambaran laptop yang ingin dibeli, saatnya mencari tahu harga pasaran dari laptop tersebut.

Kamu bisa mencari informasi tersebut di google, forum, komunitas, atau bisa juga dengan bertanya pada teman terdekat, tentunya yang paham akan hal ini.

Tujuan dari langkah ini adalah untuk menentukan range budget yang harus disiapkan.

#3. Menyiapkan Budget Pas

Tips berikutnya adalah menyiapkan BUDGET PAS.

Misalnya, range budget untuk laptop yang dibutuhkan berkisar antara Rp. 6.000.000 hingga Rp. 7.000.000. Dengan demikian, kamu bisa menyediakan budget sebesar Rp. 6.500.000.

Syukur-syukur kalau ternyata laptop tersebut harganya kurang dari Rp. 6.500.000.

#4. Menentukan Tempat Membeli Laptop

Awal tahun 2000-an dulu, kalau kita ingin membeli laptop, biasanya langsung pergi ke toko komputer dan sejenisnya.

Namun saat ini, cara paling simple adalah dengan berbelanja online. Bahkan hampir semua laptop dengan brand terkenal saat ini sudah bisa dibeli secara online.

Sekedar saran, ketika ingin membeli laptop dan atau produk lainnya secara online, sebaiknya melalui situs resminya, atau minimal situs yang benar-benar terpercaya reputasinya.

#5. Garansi, Service, Dan Harga Jual Kembali

Garansi –  Hal ini sangat penting diperhatikan ketika membeli produk elektronik seperti laptop.

Biasanya, semakin lama masa garansi yang diberikan, membuktikan kalau kualitas produknya memang bagus.

Service – Meskipun kita tak menginginkan laptop yang kita beli rusak di kemudian hari, fasilitas service yang diberikan harus benar-benar diperhatikan.

Akan lebih baik lagi jika service centre-nya terdapat di banyak tempat, dan terbukti memiliki layanan profesional.

Harga Jual Kembali – Bagi kamu yang sejak awal punya keinginan menjual laptop suatu saat nanti, hal ini (Harga jual kembali) juga penting untuk diperhatikan.

Memang, sangat mustahil jika harga jual laptop akan sama dengan harga belinya di awal. Tapi paling tidak, harga jualnya tak terlalu jauh di bawah harga pasar.

Bagian II: 5 Tips Membeli Laptop Bekas

Tips Membeli Laptop

#1. Cek Harga Jual di Pasaran

Jujur saja, tak ada harga baku untuk sebuah laptop bekas. Karena terjadinya transaksi jual beli laptop bekas didasarkan pada kesepakatan kedua belah pihak.

Namun untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan, sebaiknya kamu melakukan riset harga jual di pasaran.

Kamu bisa langsung mencari tahu di situs jual beli barang bekas. Atau bisa juga dengan mencari tahu harga jual barunya, lalu menyesuaikan dengan berapa lama laptop tersebut sudah digunakan.

#2. Waktu Pemakaian Tidak Lebih dari 1 Tahun

Logikanya, semakin lama suatu laptop dipakai, daya/kekuatannya akan semakin berkurang, dan peluang terjadinya kerusakan juga akan semakin besar.

Selain itu, banyak produsen yang hanya berani memberikan garansi hingga 1 tahun.

Jadi kalau kamu bisa mendapatkan laptop bekas dengan waktu pemakaian di bawah 1 tahun, ada banyak keuntungan yang akan kamu peroleh.

#3. Beli Melalui Teman atau Kenalan

Ini adalah tips membeli laptop bekas yang paling recommended. Meskipun tak menjamin 100% bebas penipuan, cara ini bisa meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan.

#4. Beli di Situs Jual Beli Barang Bekas, Gunakan COD

Ada banyak situs jual beli barang bekas yang bisa kamu manfaatkan saat ini. Dan tak ada salahnya kamu gunakan ketika sedang berburu laptop.

Sekedar saran, selalu usahakan untuk bertemu langsung dengan si penjual atau COD (Cash on Delivery). Tujuannya agar kamu bisa sedikit mengenali pribadi si penjual.

#5. Periksa Kesesuaian Spesifikasi Laptop dengan yang Diiklankan

Pada point ini, dibutuhkan pengetahuan khusus tentang laptop. Karena kamu harus memastikan kalau spesifikasi laptop bekas yang ditawarkan memang sesuai dengan kondisi aslinya (Setelah dicek).

Kalau kurang begitu paham tentang spesifikasi laptop, kamu bisa meminta bantuan teman atau kerabat yang mengerti akan hal ini.

Kesimpulan: Tips Membeli Laptop

Meskipun tak terlalu signifikan, namun harus diakui kalau terdapat perbedaan cara dalam membeli laptop baru dan bekas.

Dan point utamanya adalah, pilih dan belilah laptop berdasarkan kebutuhanmu.

Tags:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *